Manfaat ikut Organisasi .
Pertama, belajar bersosialisasi dan beradaptasi dengan orang
lama dan baru. Kalau kita masuk organisasi , maka disitu akan kita temui banyak
orang. Ada sebagian yang kita kenal, ada juuga sebagian yang belum kita kenal. Ini
artinya kita dituntut untuk belajar mengenal orang orang baru dan semakin
mempererat hubungan dengan orang orang yang sudah lama kita kenal. Karena itu,
kita juga harus pandai pandai beradaptasi dengan lingkungan organisasi itu.
Karena dalam melaksanakan tujuan organisasi, kita akan dituntut juga kerjasama
dengan team. Sementara dalam team itu ada orang orang yang baru saja kita
kenal. Jadi ini akan membiasakan kita luwes atau flexible untuk bergaul dengan
orang lama ataupun orang yang baru saja kita kenal.
Kedua belajar Public Speaking atau berkomunikasi. Dalam
melaksanakan tugas atau pekerjaan organisasi tentu kita harus memiliki
kemampuan berkomunikasi dengan anggota organisasi. Di situ ada ketua atau orang
yang secara structural lebih tinggi dari jabatan kita. Ada yang lebih rendah
dari kita, ada yang selevel. Bahkan tidak jarang ada yang dari pihak
luar/external. Nah.. tentu saja kondisi semacamitu akan membuat kita untuk bisa
belajar pandai pandai berkomunikasi. Karena berkomunikasi dengan selevel, yang
lebih rendah atau yang di atas kita dan juga di luar organisasi akan membuat
konskwensi gaya bicara kita dan kalimat yang kita pakai juga berbeda. Sementara
untuk yang masih belum berani berbicara atau belum punya kemampua komunikasi,
maka organisasi ini sebagai titik awal untuk belajar public speaking,
presentasi, dan belajar jenis jenis komunikasi yang lainnya.
Ketiga belajar bekerja dengan target, khususnya waktu. Dalam
organisasi social kemasyarakatan atau di tingkat pendidikan juga ada target
dalam bekerja. Minimal target pencapaian atau penyelesaian project bisa tepat
waktu. Dan juga target minimalisasi penggunaan anggaran. Karena itu, semua
anggota organisasi akan berlatih mengatur waktu dan membagi pekerjaan. Jadi, setiap
penyelesaian tahapan pekerjaan harus benar benar dijadwalkan dengan tepat.
Karena hasil pekerjaan kita akan ditunggu dan digunakan oleh divisi lain dalam
pekerjaan. Misalnya, hasil pekerjaan team survey lapangan, akan sangat ditunggu
oleh team pengarah sebagai penentuan pengambilan keputusan organisasi. Kalau hasil
pekerjaan team survey lapangan molor dari waktu yang ditentukan, maka
pengambilan keputusan juga akan mengalami kemunduran waktu. Dan ini akan bisa
merugikan perusahaan.
Keempat belajar mengatur Anggaran. Dalam organisasi internal
pendidikan dan social kemasyarakatan memang tidak diperuntukan mencari
keuntungan. Jadi sumber dana untuk anggaran biasanya dari induk organisasi
tersebut. Tapi tidak menutup kemungkinan adanya sumber dana lain dari external
organisasi misalnya sponsorship. Karena untuk menjalankan project organisasi
ini diperlukan anggaran dana, maka setiap orang juga harus berlatih untuk mengelola
anggaran seefektif dan seefisien mungkin.
Paling tidak ini merupakan kemampuan dasar penggunaan anggaran. Tapi sering
juga kita lihat ada divisi tersendiri yang dibentuk untuk penggalangan dana.
Nah.. kemampuan penggalangan dana ini adalah kemampuan yang lebih advance lagi.
Kelima belajar cara mengendalikan massa. Setiap organisasi
tentu ada struktur organisasi dan jabatan. Ada pimpinan dan ada anggota. Ada
puncak pimpinan, ada pimpinan madya dan ada anggota. Tentu saja orang yang ada
di puncuk pimpinan dan pimpinan madya harus punya jiwa kepemimpinan/leadership.
Diantaranya, kemampuan mengendalikan massa organisasinya. Karena itu, di dalam
organisasi inilah, kesempatan untuk melihat type type leader seperti apa yang
baik dan bisa anda miliki dan nantinya bisa anda jalankan kalau jadi pimpinan. Bayangkan,
kalua dalam satu organisasi ada satu pimpinan puncak dan ada 5 pimpinan madya,
maka anda sudah punya 6 contoh gaya kepemimpinan yang bisa anda pelajari. Nah..
jadi menarik khan belajar berorganisasi.
Jadi untuk para pembaca, kalau punya putra putri di tingkatkan pendidikan, maka berilah keleluasaan untuk mengikuti salah satu saja organisasi yang diinginkan. Boleh juga lebih dari satu, asal tidak mengganggu akademisnya. Karena ini merupakan pendukung prestasi akademis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar